Memuat...
22 November 2013 13:00

PPTKIS Harus Pungut Komponen Biaya CTKI Sesuai Permen

Bekerja di luar negeri tidaklah murah. Setidaknya, calon TKI harus mempersiapkan uang yang cukup banyak untuk membayar berbagai komponen biaya. Besarnya biaya di tiap negara penempatan memang berbeda. Namun demikian, tahukah anda bahwa pemerintah telah mengatur komponen pembiayaan yang seharusnya dibayar oleh calon TKI?

Jika anda berencana bekerja di luar negeri dan belum tahu informasi tentang komponen biaya calon TKI, maka ada baiknya bila anda tak buru-buru dalam menentukan PPTKIS. Pelajarilah terlebih dulu informasi komponen biaya.

Permen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.14/MEN/X/2010 telah menetapkan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh calon TKI. Peraturan tersebut ada pada BAB VIII pasal 45-48.

Pasal 45:
PPTKIS hanya dapat membebankan biaya penempatan kepada calon TKI untuk komponen biaya:
1. pengurusan dokumen jati diri;
2. pemeriksaan kesehatan dan psikologi;
3. pelatihan kerja dan sertifikasi kompentensi kerja;
4. visa kerja;
5. akomodasi dan konsumsi selama masa penampungan;
6. tiket pemberangkatan dan retribusi jasa pelayanan bandara (airport tax);
7. transportasi lokal sesuai jarak asal TKI ke tempat pelatihan/ pnempungan;
8. jasa perusahaan; dan
9. premi asuransi.

PPTKIS dilarang membebankan komponen biaya penempatan, kepada calon TKI yang telah ditanggung calon pengguna. Selain itu, PPTKIS juga tak diperbolehkan membebankan biaya apapun di luar ketentuan yang telah disebutkan di atas.

Kewajiban lain yang harus dilakuakn PPTKIS adalah mencantumkan besarnya biaya penempatan yang akan dibebankan kepada calon TKI dalam perjanjian penempatan. Biaya tersebut tidak boleh melebihi biaya yang ditetapkan oleh menteri. Apabila calon TKI belum menandatangani perjanjian penempatan, maka PPTKIS tak boleh memungut biaya penempatan sepeser pun .

Jenis informasi yang telah dipaparkan di atas tentu sangat penting untuk diketahui masyarakat. Namun demikian, hampir semua PPTKIS tak pernah memberikan informasi ini. Seperti pengalaman yang dialami oleh salah seorang TKI di Hong Kong, Fera Nuraini, mengatakan bahwa PPTKIS yang telah memberangkatkannya juga tidak pernah memberi informasi komponen biaya yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Komentar

Tidak ditemukan hasil.